
SMPIA 62 Surabaya sukses menggelar parent-teacher meeting perdana pada Sabtu, 27 Juli 2025. Dengan tema Collaboration in Educating Islamic Future World Leaders of SMPIA 62 Surabaya, agenda ini merupakan ejawantah dari komitmen SMPIA 62 untuk memperkuat sinergi antara guru dan orang tua. Pasalnya, kesuksesan pendidikan murid tentu tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antara sekolah dan rumah.
Sebelum acara dimulai, para orang tua antusias mengikuti game sederhana yang disiapkan oleh bapak ibu guru. Para ayah dan bunda harus mengenali putra-putrinya lewat foto yang hanya terlihat matanya saja. Selain itu, para ayah bunda juga membaca tulisan para murid tentang alasan mereka sekolah di SMPIA 62 dan harapan mereka untuk sekolah tercinta.
Dalam acara parent-teacher meeting tersebut, Miss Hanifah Yunita—kepala SMPIA 62—memberikan sambutan sekaligus memberikan penjelasan secara garis besar terkait visi, misi, dan program SMPIA 62. Sebelumnya, beliau juga memperkenalkan para guru dan karyawan yang menemani para murid belajar selama tiga tahun mendatang. Kemudian, pemaparan program secara mendetail dijabarkan oleh Mr. Malik, selaku koordinator bidang kurikulum, keagamaan, dan sarana prasarana.
Agenda parent-meeting ini tidak dilaksanakan hanya satu arah. Tidak hanya pihak sekolah saja yang memaparkan program, tetapi para orang tua murid juga dipersilakan untuk memberikan sumbangsih saran dan masukan. Alhasil, saat sesi tanya jawab dan masukan, para orang tua murid aktif bertanya dan memberikan usulan demi perbaikan program sekolah. Pun tentunya agar murid mendapatkan lingkungan belajar yang kondusif dan paripurna.
Tidak hanya berhenti sampai forum diskusi, para guru dan murid menyuguhkan kejutan untuk orang tua. Kejutan ini telah disiapkan jauh-jauh hari sejak pekan MPLS. Menjelang akhir acara, ditayangkanlah video yang diproduksi secara mandiri oleh murid. Dalam video tersebut, seluruh murid secara bergantian menyampaikan rasa terima kasih kepada ayah bunda mereka. Tak ketinggalan menyematkan foto masa kecil mereka pula.
Para orang tua nampak terharu ketika menyaksikan video tersebut. Keharuan tersebut semakin berlanjut ketika putra-putri mereka memasuki ruang meeting sambil membawa bunga, lengkap dengan kartu ucapan yang mereka tulis sendiri, dipersembahkan khusus untuk para ayah bunda. Pelukan hangat dan deklarasi sayang antara murid dan orang tua menutup agenda parent-teacher meeting tersebut.
“Miss Nenyn, acaranya luar biasa, bikin terharu. Titip Althaf dan semua teman-temannya ya, Miss, selama di SMPIA 62. Pijakan awal sekolah menengah, sekaligus angkatan pertama,” ungkap Ibu Maya—salah satu orang tua murid—kepada Miss Nenyn.
Parent-teacher perdana ini merupakan langkah awal dari langkah-langkah selanjutnya untuk menjembatani sebuah partnership yang dijalin antara guru dan orang tua. Tentunya dengan tujuan membantu para murid agar bisa bertumbuhkembang dengan baik, dalam bidang spiritual, emosional, akademik, juga sosial.