
Surabaya – Pagi itu, 8 Mei 2026, udara Kota Surabaya terasa berbeda bagi puluhan murid di SMP Islam Al Azhar 62 Surabaya. Di koridor sekolah, tidak ada canda tawa bising seperti hari-hari biasanya. Yang terdengar justru bisikan-bisikan syahdu, komat-kamit bibir yang sedang menata kembali ingatan, serta jemari yang gemetar halus membuka lembaran mushaf.
Hari itu adalah hari pembuktian. Hari di mana perjuangan panjang mereka menjaga kalamullah diuji dalam sebuah gelaran sakral: Munaqosyah Tahfiz Juz 29 dan 30.
Bagi seorang murid, berdiri atau duduk di hadapan para penguji bukanlah hal yang mudah. Jantung berdegup kencang, keringat dingin mulai menetes. Namun, di balik rasa gugup yang membuncah, ada sebuah tekad yang jauh lebih besar: mempersembahkan mahkota kemuliaan untuk kedua orang tua di akhirat kelak.

Di Balik Layar Perjuangan Menjaga Setoran Ayat
Mari kita mundur beberapa bulan sebelum hari besar ini tiba. Menjadi seorang penghafal Al-Qur’an di tingkat SMP tentu memiliki tantangan yang luar biasa. Di usia remaja, saat gawai dan tren media sosial begitu menggoda, para murid SMP Islam Al Azhar 62 Surabaya justru memilih jalan yang berbeda.
Setiap pagi, sebelum fajar menyapa dengan sempurna, rutinitas mulia sudah dimulai. Mereka terbiasa bangun lebih awal untuk murojaah (mengulang hafalan). Di sekolah, program THE SIGMA School yang mengusung nilai Spirituality, Intelligence, Growth, Morality, and Action benar-benar dihidupkan, bukan sekadar jargon di dinding kelas.
“Awalnya berat banget harus konsisten setoran hafalan Juz 29 dan 30 di tengah tugas sekolah yang menumpuk. Tapi, guru-guru di SMPIA 62 selalu mendampingi dengan sabar, membimbing kami layaknya anak sendiri,” kenang salah satu murid peserta munaqosyah dengan mata berkaca-kaca.
Komitmen tanpa batas dari para guru dan lingkungan sekolah yang kondusif inilah yang menjadi bahan bakar utama bagi para murid untuk terus melangkah, melampaui rasa malas dan lelah.
Ketegangan di Meja Ujian: Detik-Detik yang Menggetarkan Jiwa
Saat tirai aula dibuka, suasana khidmat langsung menyergap. Para penguji yang terdiri dari para ustaz berkompeten sudah duduk rapi. Satu per satu murid dipanggil ke depan. Di sinilah mental dan spiritual mereka benar-benar diuji.
Ketika sebuah ayat dibacakan oleh penguji, sang murid harus melanjutkan potongan ayat tersebut dengan tartil, memperhatikan tajwid, serta menjaga makharijul huruf dengan sempurna.
Suasana mendadak hening saat salah satu murid laki-laki mulai melantunkan surah dari Juz 29 dengan suara yang begitu merdu dan bergetar. Beberapa guru yang menyaksikan di sudut ruangan tampak menyeka air mata. Rasa haru tidak bisa dibendung. Melihat anak-anak remaja zaman sekarang begitu fasih dan lancar melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an adalah sebuah pemandangan yang sangat mahal harganya.
Ujian ini bukan sekadar formalitas untuk mendapatkan nilai atau sertifikat. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban atas amanah hafalan yang telah dititipkan di dalam dada mereka.
Perayaan Keberhasilan dan Air Mata Bahagia
Setelah prosesi ujian yang menegangkan selesai, senyum lega akhirnya merekah di wajah para murid. Di akhir acara, seluruh peserta berkumpul untuk mendokumentasikan momen bersejarah ini. Dengan kompak, mereka berfoto bersama para guru dan penguji, mengangkat tangan dengan simbol optimisme yang tinggi.
Kegiatan Munaqosyah Tahfiz ini membuktikan bahwa SMP Islam Al Azhar 62 Surabaya tidak hanya fokus mencetak generasi yang cerdas secara akademik (Intelligence), tetapi juga menanamkan akar spiritual yang kokoh (Spirituality). Murid-murid ini dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya menguasai teknologi dan ilmu umum, tetapi juga memiliki Al-Qur’an sebagai kompas hidup mereka.
Keberhasilan melintasi ujian Juz 29 dan 30 ini barulah langkah awal. Di depan sana, perjalanan menjaga dan menambah hafalan masih membentang luas. Namun, bekal mental juara dan akhlak mulia yang didapatkan di SMPIA 62 Surabaya telah menjadi fondasi yang sangat kuat.
Mengapa SMP Islam Al Azhar 62 Surabaya menjadi sekolah Islam terbaik?
Melihat kesuksesan acara Munaqosyah Tahfiz ini, tidak heran jika banyak orang tua di Surabaya mempercayakan pendidikan putra-putri mereka ke SMP Islam Al Azhar 62 Surabaya. Sekolah ini berhasil memadukan kurikulum nasional, kurikulum khas Al Azhar, serta pembentukan karakter berbasis THE SIGMA School.
Beberapa keunggulan utama yang dirasakan langsung oleh para murid antara lain:
Lingkungan Islami yang Suportif: Budaya salat berjamaah, tadarus harian, dan kepedulian sosial dibentuk setiap hari.
Bimbingan Tahfiz Intensif: Guru pembimbing yang telaten memastikan setiap murid bisa mencapai target hafalan tanpa merasa tertekan.
Fasilitas Modern: Proses belajar mengajar didukung oleh sarana dan prasarana yang nyaman dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pendidikan terbaik adalah investasi jangka panjang. Dan di SMPIA 62 Surabaya, investasi itu diwujudkan dalam bentuk generasi yang cerdas, berakhlak karimah, dan berprestasi.
Bergabunglah bersama Keluarga Besar SMPIA 62 Surabaya!
Apakah Anda ingin putra-putri Anda tumbuh menjadi generasi penghafal Al-Qur’an yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman? Jangan lewatkan kesempatan emas ini!
Mari bergabung dengan SMP Islam Al Azhar 62 Surabaya! Tempat di mana potensi akademik dan spiritual anak Anda melejit bersama-sama.
- Telepon: Ms. Nita : (0859-3111-4377) | Ms. Yuana : (0856-4512-7085) | Ms. Ainin : (0821-1691-7102)
Pendaftaran Online: smpia62.alazhar.co.id
Instagram Official: @smpia62surabaya
YouTube Channel: SMP Islam Al Azhar 62 Surabaya
Email Informasi: [email protected]
Kuota terbatas untuk setiap tahun ajaran baru. Amankan kursi untuk masa depan gemilang buah hati Anda sekarang juga!