Di dunia pendidikan, bulan Desember tidak hanya menjadi penutup tahun, tetapi juga menandai berakhirnya semester gasal. Pada periode ini, sekolah-sekolah biasanya menggelar kegiatan pembagian rapor sebagai bentuk pelaporan hasil belajar murid kepada orang tua. Umumnya, pembagian rapor identik dengan pertemuan antara wali kelas dan orang tua, sementara murid hanya menjadi pendengar pasif dalam proses tersebut.
Namun, suasana berbeda terlihat di SMP Islam Al Azhar 62. SMPIA 62 menerapkan program Student Led Conference (SLC), sebuah metode inovatif dalam pembagian rapor yang memberikan kesempatan kepada murid untuk mempresentasikan sendiri hasil belajar, evaluasi, serta refleksi mereka selama satu semester kepada orang tua.
Apa Itu Student Led Conference (SLC)?
Student Led Conference adalah kegiatan yang menempatkan murid sebagai pusat proses evaluasi pembelajaran. Dalam program ini, setiap murid berperan aktif sebagai presentator yang menjelaskan perkembangan akademik, pencapaian, tantangan, hingga target pembelajaran yang ingin dicapai pada semester berikutnya.
Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya menerima hasil belajar, tetapi juga belajar bertanggung jawab terhadap proses pendidikan yang mereka jalani.
Pelaksanaan Student Led Conference di SMP Islam Al Azhar 62
Pada pelaksanaan SLC, masing-masing murid hadir ke sekolah bersama orang tua sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dalam waktu sekitar 10 menit, murid mempresentasikan salindia (slide presentasi) yang telah mereka siapkan secara mandiri dengan pendampingan guru.
Setelah sesi presentasi selesai, wali kelas melanjutkan agenda dengan menyerahkan rapor kepada orang tua. Dengan konsep ini, komunikasi antara sekolah, murid, dan orang tua menjadi lebih terbuka serta bermakna.
Persiapan Matang untuk Meningkatkan Kemampuan Presentasi Siswa
Keberhasilan kegiatan Student Led Conference tidak lepas dari persiapan yang dilakukan oleh para murid. Selama kurang lebih satu pekan, murid mendapatkan pendampingan dari guru untuk menyusun materi presentasi, melakukan refleksi pembelajaran, serta berlatih berbicara di depan audiens.
Kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mengembangkan berbagai keterampilan penting abad ke-21, seperti:
- Kemampuan komunikasi dan public speaking.
- Kepercayaan diri saat berbicara di depan orang lain.
- Kemampuan refleksi dan evaluasi diri.
- Tanggung jawab terhadap proses belajar.
- Keterampilan menyusun dan menyampaikan informasi secara sistematis.
Momen Haru Bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu
Menariknya, pelaksanaan pembagian rapor semester ini bertepatan dengan peringatan Hari Ibu. Selain mempersiapkan presentasi SLC, setiap murid juga menyiapkan hadiah spesial untuk ibu mereka sebagai bentuk ungkapan kasih sayang dan rasa terima kasih.
Momen tersebut menghadirkan suasana haru yang tidak hanya mempererat hubungan antara murid dan orang tua, tetapi juga memberikan pengalaman emosional yang berkesan bagi seluruh keluarga.
Testimoni Orang Tua tentang Program Student Led Conference
Program Student Led Conference mendapatkan respons positif dari para orang tua murid.
“SLC ini program yang sangat bagus karena melatih kemampuan berbicara anak-anak sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka. Ini pertama kalinya saya menerima rapor di mana yang mempresentasikan hasil belajar adalah anak saya sendiri,” ujar salah satu orang tua murid.
Orang tua lainnya juga berharap program ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya.
“Kami berharap program ini akan selalu ada. Dengan demikian, dari tahun ke tahun performa anak-anak dapat semakin berkembang dan menjadi lebih baik lagi.”
Sementara itu, salah satu ibu murid mengungkapkan rasa harunya saat menerima kejutan dari putra-putrinya.
“Saya terharu sekali ketika tiba-tiba mendapatkan surprise dari mereka. Saya tidak tahu sama sekali bahwa mereka juga menyiapkan hadiah.”
Student Led Conference sebagai Sarana Refleksi dan Evaluasi Pembelajaran
Melalui Student Led Conference, SMP Islam Al Azhar 62 menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid. Program ini memberikan ruang bagi murid untuk menyampaikan evaluasi, refleksi, serta pencapaian belajar mereka secara langsung kepada orang tua.
Dengan melibatkan murid secara aktif dalam proses pembagian rapor, sekolah tidak hanya menilai hasil akademik, tetapi juga membangun karakter, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan rasa tanggung jawab yang akan bermanfaat bagi masa depan mereka.
Karena manfaatnya yang besar, Student Led Conference akan terus menjadi bagian penting dalam agenda pembagian rapor di SMP Islam Al Azhar 62 sebagai upaya menciptakan pendidikan yang lebih kolaboratif antara sekolah, murid, dan orang tua.